Lima Prinsip Mengelola Keuangan Pribadi

January 20, 2017 admin Keuangan Pribadi

Pernahkah Anda bertanya, apakah ada prinsip tertentu agar seseorang dapat mengelola keuangannya dengan baik?

Jawabannya ada. Menurut “The Money Professor,” trio pengajar keuangan yang terdiri dari Mark Weitzel, Bill Pratt, dan Len Rhodes; ada lima prinsip mengenai pengelolaan keuangan pribadi yang harus dipahami.

Setiap orang berbeda

Dalam segala hal, termasuk mengelola keuangan setiap orang memiliki situasi dan kondisi yang unik. Sehingga tidak ada satu teori pasti tentang cara mendapatkan uang, mengelola uang, dan menggunakan uang yang berlaku untuk setiap orang.

Masing-masing memiliki cara terbaik sendiri-sendiri dalam mengelola keuangannya, sesuai dengan situasi dan kondisi yang dimilikinya.

Sebaliknya yang berlaku untuk setiap orang adalah dasar dari keuangan itu sendiri, misalnya pengeluaran harus lebih kecil daripada pendapatan.

Waktu adalah sekutu

Dalam konteks pengelolaan uang milik “The Money Professor,” waktu adalah sekutu dalam mengelola uang. Seseorang harus mulai menabung dan mengelola uang dengan baik sedini mungkin. Ketika seseorang mulai sadar akan pentingnya uang sedini mungkin, maka besar kemungkinan bahwa ia akan memiliki keadaan keuangan yang baik dengan lebih cepat.

Jadi jangan ragu untuk mulai menyadari akan pentingnya mengelola uang, meskipun Anda masih berusia kepala dua, karena dalam hal ini, tak ada istilah “terlalu cepat.”

Jangan selalu mengikuti tren

Tren adalah musuh besar dari pengelolaan uang yang baik. Karena tren, banyak orang yang dengan tidak logis menghamburkan uangnya untuk hal-hal yang tidak ia butuhkan.

Keadaan ini dapat dengan mudah kita lihat, contohnya kebiasaan membeli produk fashion yang sedang tren, tren gonta-ganti gadget setiap kali ada keluaran terbaru, ataupun ikut-ikutan untuk berpelesir mewah karena ada kerabat yang pernah melakukannya.

Sebaliknya, pergunakanlah uang sesuai apa yang dibutuhkan atau benar-benar diinginkan.

Jangan ragu mendiskusikan keadaan keuangan Anda kepada yang tercinta

Perbincangan mengenai masalah keuangan personal sering kali menjadi sebuah perbincangan yang sensitif, bahkan sekarang tidak jarang ada anak yang enggan bercerita mengenai gajinya kepada orang tuanya.

Padahal pada kenyataannya, terima atau tidak, uang sudah menjadi bagian hidup yang mendarah daging. Tentu Anda tidak jarang menemukan sebuah ikatan pernikahan bisa goyah karena permasalahan uang.

Uang sekarang sudah berada di dimensi yang sama dengan perasaan, pemikiran, kepercayaan, ataupun kepribadian yang dimiliki seseorang.

Oleh karena itu agar terhindar dari konflik, Anda seharusnya mulai bersikap terbuka mengenai masalah keuangan terhadap orang-orang yang Anda cintai, entah itu orang tua, saudara, pasangan, dan lain-lain; layaknya Anda terbuka mengenai perasaan, pemikiran, kepercayaan, ataupun kepribadian Anda.

Kesalahan mengenai keuangan adalah wajar, namun selalu miliki rencana keuangan

Dalam urusan pengelolaan uang, kesalahan adalah hal yang wajar. Apalagi bagi mereka yang berusia muda yang masih memiliki hasrat dan gairah yang sulit ditekan. Kesalahan ini wajar, namun jika sedari dini Anda sudah memiliki rencana keuangan, meskipun rencana tadi tidak berjalan dengan mulus, Anda masih memiliki kesempatan untuk memperbaikinya dan menciptakan sebuah pengelolaan uang yang baik untuk Anda.

admin

Leave your comment